11 December 2017

[Review] Wardah Lightening Creamy Foam

9:15 am 9 Comments
11 Desember 2017




Cuci muka adalah hal yang wajib dilakukan setiap orang dan setiap hari, apalagi kalau kita beraktivitas di luar ruangan, wajah pasti penuh dengan debu ataupun kotoran yang menyebabkan jerawat ataupun bruntusan. Bagiku, cuci muka setiap malam itu sudah menjadi hal wajib, apalagi seharian aku pake make up, wajib banget untuk membersihkan sisa make up sebelum tidur.

Ini kali petama aku review tentang sabun cuci muka, aku pakai Wardah Lightening Creamy Foam untuk membersihkan mukaku setiap hari, oh iya, aku pakainya cuma malam hari aja, soalnya kalau pagi muka masih bersih jadi nggak pakai sabun cuci mukanya.

Wardah Lightening Creamy Foam adalah busa pembersih wajah yang Mengandung ekstrak Licorice, Vit B3, dan Provit B5 untuk membantu mencerahkan dan menjaga kelembaban kulit. Yuk langsung aja baca revienwnya.

Hampir sama seperti facial wash pada umumnya, packagingnya sederhana, berwarna dasar biru muda, dengan tampak depan keterangan brand dan Lightening Creamy Foam. Isinya 60 ml, botolnya sangat praktis untuk dibawa bepergian.



Di bagian belakang terdapat penjelasan tentang kegunaan, cara pakai dan ingredients.



Kemasan tube dengan lubang porposional membuat cream mudah untuk dikeluarkan.



Teksturnya sangat creamy, lembut, pemakaian cukup sedikit dan akan menghasilkan banyak busa. Seneng kan ya kalau mainan busa di wajah? Aromanya juga sangat lembut, tidak menyengat.
Busanya yang lembut  dan formulanya ringan membuat wajah jadi lembut, lembab dan tidak kering. Selain itu, setelah cuci muka rasanya segar.


Harganya kurang lebih Rp 13.000 - Rp 15.000, sangat terjangkau.



  1. Halus dan lembab di wajah
  2. Harga terjangkau
  3. Kemasan mudah digunakan dan praktis
  4. Ukurannya pas

Menurut aku, ini sabun cuci muka yang paling sulit ditemui dibandingkan dengan sabun cuci muka varian Wardah yang lainnya. Biasanya dijual di counter Wardah di mall.


Aku dapat produk ini dari beberapa event yang aku ikuti yang kebetulan Wardah menjadi salah salah satu sponsornya. Awalnya aku pakai Wardah Essential Facial Wash, tapi karena dapat beberapa produk ini, aku coba pakai produk ini dan ternyata cocok.

Jangan lupa untuk membersihkan sisa make up dan cuci muka setiap hari ya girls, agar kulit wajah kita selalu bersih, segar dan bebas jerawat. Thanks for reading, see you on my next post.



5 December 2017

[Review] Wardah Body Lotion - Flame

8:52 am 12 Comments
05 Desember 2017





Handbody / body lotion seolah menjadi hal wajib yang harus kita pakai setelah mandi, meski akan keluar rumah ataupun tidak lotion seakan sudah menjadi suatu kebutuhan untuk menjaga agar kulit kita tidak kering dan selalu lembab, selain itu penggunaan lotion secara rutin juga dapat melembutkan kulit, aaa juga yang mencerahkan, tapi kalau ini sih aku nggak berharap, hehehe.

Jadi seperti yang udah aku posting sebelumnya, selain produksi make up dan skin care, brand kosmetik lokal Wardah juga memproduksi parfum yang pernah aku review sebelumnya, juga ada body lotion. Kali ini aku akan review Wardah Body Lotion – Flame / Vanila.

Aku dapat body lotion ini dari sahabatku sepaket dengan Wardah Eau De Toilette – Flame, sama-sama vanilla jadi cucok perfect banget buat pecinta vanilla girls.


Untuk packagingnya sendiri simpel tapi terlihat elegan. Isinya sebanyak 200 ml, jadi menurut aku lotion ini cocok untuk dipakai di rumah aja, soalnya terlalu besar kalau dibawa travelling, menuh-menuhin tas grils.

Tutupnya berupa tube plastik bening, dengan ujung botol spray, jadi sangat praktis digunakan, tidak khawatir tumpah ataupun tertuang terlalu banyak.



Begitu dibuka tutupnya, hmm, tercium aroma vanila yang sangat kuat, tapi tetap tercium lembut dan nggak menyengat, enak banget girls, kalau menurut aku aroma lotion ini lebih strong dari pada parfumnya. Teksturnya berwarna kuning muda, creamy dan cukup kental menurutku.


Setelah dipakai benar-benar membuat kulit halus dan lembab, tapi kau menurutku agak lama meresapnya ke kulit. Aromanya harum banget. Ketahanannya cukup baik, harumnya pun awet hingga beberapa jam. Tapi sayang, kalau cuaca lagi panas atau badan keringetan jadi agak lengket gimana gitu, aromanya juga bikin pusing kalau cuaca panas, jadi aku lebih suka pakai lotion ini untuk ngemall ataupun kerja yang kira-kira nggak berpanas-panasan ria.

Harga yang dibandrol oleh pabrik Rp 46.000 untuk kemasan 200 ml. Cukup mahal menurutku. Bisa didapatkan di counter Wardah di mall ataupun diberbagai online shop.

Overall aku suka banget sama lotion ini untuk acara-acara tertentu. Kalau kalian apa body lotion favorit kalian girls? Share di sini yuk.



30 November 2017

Seru Banget Membuat Sushi Sendiri di Jemma Class

10:11 am 14 Comments
30 November 2017


Sumber : Womantalk

Hy girls
, setelah aku share tentang beberapa kegiatan seru di Jemma Class sebelumnya, kali ini aku mau share tentang  keseruan Jemma Class yang terbaru yaitu Make Your Own Sushi. Sushi? siapa sih yang nggak tau Sushi? Makanan khas Jepang yang terbuat dari nasi, dan dibentuk bersama lauk yang berupa makanan laut, daging ataupun sayuran.




Sabtu, 25 November 2017, bertempat di Kroma, Jakarta Selatan, Jemma Class berkolaborasi dengan Sushi Tei Lippo Mall Kemang untuk berbagi ilmu tentang cara membuat Sushi kepada ± 25 peserta yang beruntung untuk bergabung dalam Jemma Class kali ini. Sushi Tei adalah restoran masakan Jepang yang berdiri sejak tahun 2003 dan sudah memiliki 22 outlet di Jabodetabek dan beberapa oultet di kota besar lainnya di Indonesia.


Sumber : Womantalk
Ruangan dan meja peserta didesain sangat cantik dan tetap dengan dominasi warna orange khas Jemma, dan sudah tersedia beberapa bahan dan peralatan seperti sarung tangan, apron dan makisu (alat untuk menggulung Sushi).

Sumber : Womantalk
Dipandu oleh 3 chef handal dari Sushi Tei yaitu chef Ade, chef Kosim dan chef Suherman, pesertapun sangat antusias mengikuti kelas ini, apalagi chefnya ramah.

Baca juga : Serunya Gabung di Jemma Class by Womantalk





Ada 3 jenis Sushi yang diajarkan pada Jemma Class kali ini, yang pertama yaitu Tuna Salad Handroll. Sushi yang berbentuk cone kayak ice cream. Cara membuatnyapun cukup mudah, cukup tata dan pipihkan nasi sebanyak 40 - 50 gram diujung nori (lembaran rumput laut kering), lalu letakkan ikan Tuna sebanyak 25 - 30 gram yang sudah dihaluskan dan letakkan 2 potongan mentimun dibagian paling atas, terakhir gulung berbentuk cone dan rapikan gulungannya agar terlihat cantik. 


 


Kedua, Kani Mayo Gunkan. Ini adalah Sushi dengan cara pembuatan paling mudah. 2 kepal nasi sebanyak masing ±  20 gram lalu balut memanjang dengan nori dan letakkan kedua Sushi berdampingan, hias dengan topping potongan daging kepiting, bagaimana? mudah banget kan?

Baca juga : Pound Fit Party Bersama Jemma Class by Womantalk di Sana Studio



Terakhir, Tempura Maki Ekibo, ini Sushi dengan tingkat pembuatan paling rumit, harus rapi dan membutuhkan sedikit konsentrasi hehehe. Sushi ini biasa disebut dengan Uramaki yaitu Sushi dengan nasi di luar. 

Ratakan 80 gram nasi pada nori, tapi jangan terlalu ditekan karna hal ini mengakibatkan nasi menjadi padat dan keras, tampilannya pun jadi kurang cantik. Setelah rata, balik nori dan letakkan 2 buat udang di tengah. Gulung dan tekan menggunakan makisu. Proses yang disarankan hanya 2 kali penggulungan dengan hasil akhir Sushi berbentuk persegi, bukan bulat. Proses penggulungan ini memerlukan beberapa trik dan konsentrasi tentunya. Setelah tergulung rapi, potong Sushi menjadi 6 bagian dan balurkan pada potongan wortel.


Sumber : Womantalk
Sumber : Womantalk
Selama proses pembuatan Sushi, para chef nggak segan untuk berbaur dan pastinya membantu para peserta yang masih bingung tentang cara pembuatannya. Setelah semua peserta selesai mebuat Sushi, para chef melakukan penilaian dari Sushi yang telah dibuat.  




Sumber : Womantalk
Yeay aku menjadi pemenang ketiga sebagai pembuat Sushi terbaik, hahaha seneng banget pokoknya, aku dapat voucher dari Sushi Tei dan dapat notes juga, kebetulan banget sebagai seorang blogger abal-abal aku selalu bawa notes kemanapun aku pergi untuk mencatat ide-ide yang tiba-tiba datang tanpa dicari hehehe. Sebenarnya bukan tentang menang ataupun hadiahnya, tapi ilmu yang sangat bermanfaat, teman baru dan pastinya pengalaman seru yang aku dapatkan di kelas ini, apalagi Jemma Class ini 100% gratis.

Bersama Rina, peserta yang udah aku kenal di Jemma Class sebelumnya
Jadi bagaimana girls, seru banget kan mengisi waktu saat weekend dengan kegiatan positif yang banyak banget manfaatnya. Teman-teman juga berkesempatan gabung dalam Jemma Class dengan cara register di websitenya dan follow Instagramnya untuk update informasi seputar Jemma Class. Thanks for reading, see you on my next post.



note: sorry foto-fotonya kurang lengkap dan nggak ada foto step by step pembuatan Sushi karena aku terlalu menikmati acara ini, fokus sama Sushi dan pakai sarung tangan juga, jadi agak ribet kalau mau foto-foto.



28 November 2017

[Review] Mirabella Colorfix 72

3:48 pm 16 Comments
28 November 2017




Hy girls, how are you?
Wish you all are good.


Setelah aku coba Mirabella Lip Cream Matte Expert shade 05 yang aku beli di Dan+Dan dan aku puas banget  sama produknya akhirnya aku tertarik mencoba lipstik Mirabella yang lainnya, yups, aku beli Mirabella Colorfix shade 72. 

Lipstik ini memang bukan produk terbaru dari Mirabella, tapi aku tertarik karena melihat jumlah shadenya yang begitu banyak, ± 17 shade, waw, bingung banget kan milihnya? apalagi dominan warna merah yang mirip satu sama lain. Setelah testing hampir semua shadenya akhirnya aku pilih shade 72, yang berwarna merah terang semi orange dan ada efek glitternya jadi aku langsung jatuh cinta. Menurutku shade ini cocok untuk semua warna kulit.





Kemasan box dengan ukuran cukup besar jika dibandingkan dengan box lipstik pada umumnya dan berwarna ungu khas Mirabella, terlihat agak jadul sih ya, tapi ya sudahlah masih bisa ditolelir. Kemasan box sangat informatif karena terdapat keterangan cara penggunaan, formula, keunggulan dan tanggal kadaluarsa, lengkap banget informasinya.



Pada bagian atas box terdapat stiker keterangan nomor dan warna shade, jadi nggak perlu buka box satu persatu kalau ingin tau warnanya. 


Kemasan lipstik berwarna ungu, modelnya putar seperti lipstik pada umumnya, ukurannya bisa dibilang cukup panjang namun tetap travell friendly kok.




Teksturnya cukup keras namun lembut, apalagi ujungnya datar jadi sangat memudahkan saat aplikasi. Cukup beraroma tapi menurutku aromanya nggak mengganggu sama sekali. Isinya sebanyak 2.5 gram.


Kebetulan bibirku lagi pecah-pecah dan kering banget, jadi aku butuh 2 sampai 3 kali pulas agar warna terlihat menyala di bibirku dan terlihat efek blink-blink nya sesuai harapanku hehehe, tapi tenang aja, walaupun dipulas berkali-kali hasilnya tetap bagus dan nggak ngumpal kok. 

Formulanya ringan banget di bibir, nggak berasa kalau pakai lipstik. Ketahananya sangat baik dengan hasil matte, tahan dari pagi sampai sore aku pulang kerja dan yang paling aku suka transferproofnya bagus banget, nggak ninggalin bekas di gelas dan si dia  hehehe, sama seperti yang tertera pada kemasan. Mirabella Colorfix ini dibandrol seharga Rp 53.000 di Dan+Dan.



Kesimpulan:
(+) Formula ringan di bibir
(+) Tahan lama
(+) Transferproof

(-) Kemasannya terlihat jadul
(-) Shade didominasi warna merah dan warnanya hampir sama semua

Overall aku suka banget sama lipstik ini. Kalau kamu udah pake Mirabella Colorfix juga, kamu suka shade yang mana girls? yuk share di kolom komentar. Thanks for reading, see you on my next post.


23 November 2017

[Review] Kiyora Instant Matcha Latte

9:56 am 17 Comments
23 November 2017


Sebagai pecinta Matcha, aku hampir selalu memesan Matcha kalau lagi nyantai di cafe ataupun makan di restoran. Selain itu aku juga suka banget minuman Matcha instan, kalau ada brand yang baru aja mengeluarkan minuman ataupun Matcha instan aku pasti buru-buru beli untuk nyobain Matchanya. Apakah kamu juga pecinta Matcha seperti aku?

Beberapa produk Matcha yang beredar di Indonesia hampir udah aku coba semua, dan produk terbaru yang aku coba yaitu Kiyora Instant Matcha Latte. Aku lihat produk ini di Indomaret, dan kebetulan banget lagi diskon, siapa sih yang nggak suka diskon? hahaha. Setelah aku lihat kemasannya ada logo Ultrajaya, yeay produk lokal, langsung masuk keranjang.

Kiyora Instant Matcha Latte adalah perpaduan bubuk Matcha Jepang dengan susu pilihan dari Ultrajaya. Pasti udah pada tau dong ya produk Ultrajaya? Brand yang sangat dikenal dengan produk susunya. 


Kemasannyanya berupa box dengan dominan warna hijau, benar-benar bagus dan terlihat mewah banget. 1 box berisi 3 sachet @ 21 gram yang dibungkus plastik dengan desain yang hampir sama juga. Begitu dibuka plastiknya dan tuang bubuk ke cangkir, langsung tercium aroma Matcha yang enak banget.

Sama seperti teh pada umumnya, Kiyora Instant Matcha Latte juga cocok diseduh dengan air panas ataupun air dingin. Caranya:
  1. Disajikan secara hangat dengan cara mencampurkan dengan 140 ml air hangat dan aduk hingga rata. 
  2. Disajikan secara dingin dengan cara mencampurkan dengan  70 ml air hangat dan tambahkan es batu kemudian aduk hingga rata

Kalau aku pastinya lebih suka seduh dingin, biasanya aku tambah dengan es batu dan campur dengan blender untuk rasa yang lebih enak, karena dari beberapa Matcha instan yang udah aku coba sebelumnya, lama-lama aku enek dengan manisnya yang kadang berlebihan kalau diseduh dengan air panas. 

Berhubung cuaca mendung dan udara cukup dingin, akhirnya aku coba untuk seduh Kiyora Instant Matcha Latte dengan air panas, awalnya ragu sih, takut enek kayak yang sebelumnya, tapi setelah aku minum satu cangkir, nggak enek sama sekali, manisnya pas, perpaduan Matcha dan susunya sempurna banget, benar-benar nggak cukup kalau cuma satu cangkir, rasanya bikin ketahigan. Aromanya juga enak banget.


Harganya berapa? Aku beli di Indomaret seharganya Rp 8.450 tapi lagi diskon jadi cuma Rp 6.950, ahh, murah banget kan, aku makin bangga dengan produk lokal yang harganya terjangkau tapi berkualitas.

Kesimpulan
(+) Perpaduan Matcha, susu dan gulanya pas banget
(+) Kemasan bagus
(+) Harga terjangkau
(+) Mudah didapatkan

(-) Nggak ada

Kiyora Instant Matcha Latte cocok diminum saat santai, kerja, belajar, nonton tv ataupun yang lainnya. Jadi kalau kamu pecinta Matcha, kamu wajib banget nyobain Kiyora Instant Matcha Latte ini, dijamin enak banget dan pasti bikin ketagihan. Thanks for reading, see you on my next post.


20 November 2017

Asyiknya Berkreasi Membuat Anting Tassel di Jemma Class Bersama Razmataz Studio

9:24 am 18 Comments
20 November 2017



Hy ladies, sebelumnya aku sudah share tentang Serunya Gabung Jemma Class by Womantalk jadi teman-teman pasti sudah tau dong apa itu Jemma Class? Seperti janjiku sebelumnya aku akan share tentang kegiatan Jemma Class yang telah aku ikuti, kali ini aku share tentang bagaimana keseruan kami membuat anting tassel bersama Razmataz Studio.



Teman-teman pasti sudah tidak asing dong ya dengan istilah tassel earrings? tassel sendiri biasanya kita kenal dengan istilah rumbai, yang biasa terdapat pada pengikat gorden ataupun ujung topi wisudawan. Hiasan rumbai ini kemudian dikreasikan dengan ukuran yang lebih mini untuk berbagai aksesoris diantaranya adalah anting. AFAIK, anting tassel mulai hitz mulai tahun 2014.




Sabtu, 03 Juni 2017 aku dan 29 orang lainnya mengikuti Jemma Class dengan tema, "How To Make DIY Tassel Earrings With Razmataz Studio" bertempat di Harlequin Bistro, Kemang, Jakarta Selatan. 
Ini adalah kali pertama aku bergabung di Jemma Class.


Sumber : Womantalk
Ruangan dan meja di desain sangat cantik dengan dominasi warna pink (it's my favourite colour anyway)girly banget dan penuh dengan cewek-cewek kece yang mengenakan pakaian dominan pink.



Acara dimulai dengan sambutan dari mbak Maria Windita selaku founder Razmataz Studio. Maria Windita yang akrab disapa mbak Dita ini menceritakan awal mula usahanya itu, dimulai dari hobby karena banyaknya benang sulam di rumah, akhirnya mbak Dita mencoba mengreasikannya menjadi anting tassel dan dari situlah mbak Dita mulai mendirikan brand Razmataz Studio.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat anting tassel tidak begitu rumit yaitu benang sulam, lem, pengait anting dan ring, sedangkan alatnya yaitu gunting dan tang kecil. Peserta diperbolehkan memilih warna untuk tassel yang akan dibuat, bisa 2-4 warna.




Cara membuatnya pun cukup mudah, lilitkan benang sesuai ikatan saat membeli, dengan 1 sampai 3 macam warna dari kiri ke tengah, kemudian ikat mati pada ujung warna dan satukan kedua ujung. Pasang pengait anting dengan tang dan selesai, sangat mudah bukan? hanya dibutuhkan ketelitian dan kesabaran saja.


Sumber : Womantalk
Hampir 60 menit acara berlangsung secara hangat dan seru, mbak Dita pun mengajarkan cara membuat anting tassel pada peserta dengan penuh kesabaran.


Sumber : Womantalk
Setelah semua peserta selesai membuat anting tassel, kebetulan saat itu adalah bulan ramadhan, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dibuka dengan takjil dan makanan yang telah disiapkan oleh Jemma Class.



Ini adalah pengalaman baru untukku, aku sangat senang mendapat ilmu baru untuk membuat anting tassel dan ternyata ada kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata ketika aku memakai anting tassel hasil karyaku sendiri.





Aku senang mengisi waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat seperti ini. Mengikuti sebuah acara yang dimana tidak ada satu orangpun yang aku kenal adalah bukan hal yang baru bagiku, justru hal ini sangat menyenangkan karena pastinya aku mendapatkan banyak teman baru disini.



Gimana, seru banget kan acaranya? Oh iya, acara ini 100% gratis lho. Selanjutkan aku akan share keseruanku ikut Pound Fit Party bersama Jemma Class di Sana Studio. Untuk teman-teman yang juga ingin bergabung di Jemma Class seperti aku, yuk follow akun Instagramnya dan registrasi di wesitenya www.womantalk.com untuk informasi lebih lanjut.